Cara Benar Mengembangkan Proyek Properti
Cara Benar Mengembangkan Proyek Properti

Mengetahui cara mengembangkan proyek properti yang benar penting bagi para pengembang, karena pengembangan proyek tersebut melalui serangkaian tahapan yang harus dilewati satu demi satu.

Sebagian memang ada yang dapat dikerjakan dalam waktu bersamaan, namun sebagian yang lain baru bisa dikerjakan setelah menyelesaikan tahapan sebelumnya.

Dengan mengetahui tahapan tersebut, developer tidak akan kesulitan dalam membuat persiapan dan perencanaan. Berikut tahapan yang harus dilalui:

Survey Lahan untuk Dijadikan Proyek

Survey dilakukan dengan mencari lokasi yang strategis, seperti dekat dengan pusat keramaian dan fasilitas publik, harga tanah kompetitif, cara pembayaran yang tidak memberatkan dan memiliki saluran pembuangan.

Jika lokasi lahan tidak memenuhi syarat-syarat tersebut, jangan terlalu memaksa untuk membelinya, karena risiko rugi persentasenya cukup besar.

Salah satu misal akan mendirikan perumahan di lahan yang jauh dari pusat keramaian dan fasilitas publik, maka kemungkinan perumahan tersebut sulit dipasarkan akan sangat besar.

Cek Peruntukan Tanah

Sebelum melakukan eksekusi terhadap lahan, lakukan pengecekan terlebih dahulu ke Instansi Tata Ruang dan Tata Kota yang ada di setiap wilayah kabupaten/kota, untuk memastikan apakah lahan tersebut dapat didirikan perumahan.

Lakukan pula pengecekan terhadap KDB (Koefisien Dasar Bangunan), KLB (Koefisien Lantai Bangunan), GSJ (Garis Sempadan Jalan) dan GSB atau bangunannya. Pengecekan secara menyeluruh tersebut perlu dilakukan karena nantinya dapat mempengaruhi harga jual rumah.